banner 468x60

Para pencetus dalam berbagai hal

No comment 296 views
banner 160x600
banner 468x60

Para pencetus dalam berbagai hal
Oleh: Kholid Ma’mun
Orang pertama yang mengungkapkan kata-kata hikmah adalah Anusy ibn Syis ibn Adam Alaihissalam.
Orang pertama yang menulis ilmu Nahwu adalah Abu Aswad Ad Du’ali atas perintah Amirul Mukminin pada saat itu yaitu Ali ibn Abi Thalib Karramallahu Wajhah,
Orang pertama yang mengarang ilmu fiqh adalah Imam Malik Ibn Anas rahimahullah yaitu kitab Al-Muwattha’.
Orang pertama yang mengarang Usul Fiqh adalah Imam Syafi’I rahimahullah yaitu berupa kitab Ar-risalah.
Orang pertama yang menulis ilmu kalam adalah Washil ibn Atha’ Al Mu’tazili,
Orang pertama yang menulis tentang ilmu badi’ adalah Abdullah ibn Al Mu’taz,
Orang pertama yang berkhutbah dengan tongkat dan kendaraan adalah Qus ibn Saidah Al Iyadi,
Orang pertama yang membuat mimbar dalam Islam adalah Tamim Ad-Daari, dia membuat mimbar untuk Nabi Muhammad saw. Hal ini terinspirasi dari mimbar yang dilihatnya dibeberapa gereja di negeri Syam,
Orang yang pertama kali berkhutbah dengan duduk adalah Muawiyah ibn Abi Sufyan, hal ini terjadi ketika badannya mulai membesar dan berlemak sehingga susah untuk berkhutbah dengan berdiri,
Orang yang pertama menulis bismillah “lafadz bismillah” di setiap halaman depan buku adalah Nabiyullah Sulaiman ibn Nabiyullah Dawud Alaihimassalam dan ini bermula ketika beliau mengirim surat kepada Ratu Balqis penguasa Saba.
Orang yang pertama menuliskan lafadz Bismika Allahumma di halaman depan buku adalah Umayyah ibn Abi Ash Shalt kemudian hal ini di ikuti oleh orang-orang quraisy.
Orang yang pertama menggunakan istilah “ dari si fulan ke si fulan” adalah Qus ibn Said Al Iyadi.

Silahkan kunjungi blog kami: http://kholid-kholidmakmun.blogspot.com
Bagi teman-teman yang baca tulisan ini mohon di koreksi apabila ada kesalahan.
Sumber dari: لطائف المعارف دائرة معارف جامعة شاملة فى النوادر والغرائب والطرائف والعجائب
Penulis: مجدي سيد عبد العزيز . الاندلس للنشر والتوزيع

Email Autoresponder indonesia
author
Kholid Makmun
No Response

Leave a Reply