banner 468x60

Burung Bertasbih??

3 comments 356 views
banner 160x600
banner 468x60

BURUNG BERTASBIH ?

Oleh: Syamsul Hadi

Pagi ini begitu cerah. Riuh burung berkicau saling berpandangan, mengungkapkan hasratnya. Satu sama lain menjalin komunikasi, hinggap di batang pohon, lalu berrrr…….. terbang bersama.  Aku tertegun memandanginya, tidak mengerti bahasanya tetapi tahu cara memahaminya. Itulah pemandangan alam, tanpa bermaksud menggurui kita. Tapi jelas …. Allah tidak menciptakan sesuatu yang sia-sia. Apalagi bagi yang mau mengambil pelajaran.

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ  [الحشر : 1]

Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Subhanallah, seluruh penghuni langit dan bumi bertasbih, mensucikan dan mengagungkan Allah setiap saat.

Denyut jantung kita bertasbih kepada Allah. Demikian juga jutaan sel sistem dalam tubuh kita, bekerja dan bertasbih kepada-Nya, meskipun tidak kita sadari. Sistem imunitas tubuh kita bekerja memerangi jutaan virus yang menyerang kita lewat udara, air dan benda yang bersentuhan langsung dengan kita. Ada kerja besar yang berlangsung sepanjang masa, ongkosnya mahal, semahal kesanggupan menghidupkan orang mati.  Siapa yang sanggup ? Subhanallah, semuanya kita dapatkan gratis dari Allah SWT.  Otomatik tasbih terjadi dalam semesta tubuh kita, lalu mengapa kesadaran kita untuk mensyukurinya terkalahkan oleh egoisme dan apatisme???.    Jika tidak tahu, maka ilmu adalah obatnya. Jika tahu tetapi tidak mau juga untuk bersyukur, maka ibadah adalah sarana penting untuk meningkatkan iman, sehingga memotivasi untuk bersyukur.

Syukur dimaksud bukan sekedar ungkapan alhamdulillah  yang meluncur lewat lisan lalu berhenti dalam rasa puas dan cukup. Menyangkut sistem kehidupan dalam semesta tubuh kita, sudahkah kita optimalkan fungi telinga, mata dan hati? Untuk bisa mendengar, berapa milyar sel syaraf yang bekerja dalam otak dan telinga kita?  Oleh karena itu kita berkewajiban memanfaatkan kesempatan untuk menggapai ridha Allah dalam bentuk amal, baik yang berdampak kepada diri sendiri maupun sosial. Ibadah terbaik adalah yang memberi dampak luas dan lintas generasi.

Tasbih yang dirangkai burung dalam kesahariannya, jantung dan seluruh jaringannya, gelora darah dan semua pembuluhnya terdengar nyaring dan jelas oleh kita ketika hidup ini memiliki ruh. Betapa banyak orang yang gagal mendengarkan kicauan burung, dan lebih banyak lagi mereka yang tidak menyadari bahwa dalam jaringan tubuhnya ada kerja agung  yang ditangani oleh Allah. Ia anggap tidak terjadi apa-apa, lalu mengeluh dan menyalahkan keadaan. Dan lebih celaka lagi ada yang dengan sengaja merusak kerja agung tersebut dengan prilaku menyimpang (Makruh dan haram).

Penyimpangan adalah bentuk pengingkaran makhluq kepada Khaliq, yang akan mendatangkan Azab-Nya yang sangat pedih, baik di dunia maupun di akhirat. Penyimpangan yang disengaja adalah kufur, dan yang tidak disengaja adalah kebodohan.

Jika alam semesta ditaqdirkan tasbih kepada Allah dalam seluruh aktifitasnya, maka kita sebagai manusia paling mulia di antara makhluk di alam semesta, wajib bertasbih kepada-Nya. Mensucikan Allah dengan menjaga kesucian pikiran perkataan dan perbuatan. Berat memang, tetapi jauh lebih berat jika tidak kita lakukan, sebab pilihan pertama adalah jalan fitri sedangkan selainnya, bertentangan dengan fitrah manusia.  Wallahu a’lam.

 

Email Autoresponder indonesia
author
belajar adalah proses menuju cita-cita
3 Responses
  1. author
    Author

    syamsul6 years ago

    mari kita hidupkan budaya tulis, menebar manfaat, dan jauhkan diri dari hal negatif

    Reply
    • author

      Mitsako6 years ago

      Setuju… 🙂

      Reply
    • author

      Abu Qoid6 years ago

      Setuju… 🙂

      Reply

Leave a Reply